Friday, November 24, 2017
Home » Berita SEKOLAH » Budaya 5S Mulai Diterapkan Kepsek dan Guru-guru

Budaya 5S Mulai Diterapkan Kepsek dan Guru-guru

BALIKPAPAN—Penerapan pendidikan karakter di SSN SMPN 4 Sidodadi Kelurahan Baru Tengah dilakukan dengan beberapa hal, salah satunya yaitu menanamkan budaya 5 S untuk kepada seluruh siswa-siswi sekolah ini.

Budaya 5S yaitu Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan Santun, dilakukan oleh para guru dan kepala sekolah yaitu dengan menyapa dan menyalami setiap siswa-siswi saat akan memasuki kelas sebelum memulai pelajaran. “Kami menempatkan guru-guru yang mendapatkan jam pertama mulai jam 6.50 sampai  jam 7.00 Wita untuk stand by di muka kelas untuk menyapa dan menyalami siswa, sehingga terjalin budaya untuk salam kepada mereka,” ujar Kepala SMPN 4, Drs H Achmad Mursyid di ruang kerjanya, Kamis (20/10) kemarin.

Untuk menjalankan pendidikan karakter budaya 5 S ini, pihaknya menugaskan guru-guru mulai kelas 7, 8 dan 9 masing-masing kelas setiap hari Senin hingga Sabtu.

“Jadi kami buat jadwal tertentu, misalnya untuk Senin hingga Kamis, kami tugaskan 13 hingga 14 guru, secara bergantian, dan Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan lancar, dan siswa-siswi kami tidak merasakan hal ini menjadi beban, malah mereka senang semakin mempererat jalinan murid dan guru,” terang Achmad Mursyid yang pernah menjadi kepala sekolah berprestasi tingkat Kaltim ini.

Untuk itulah, SMPN 4 dalam rangka menjadikan sekolah berbudaya dan berkarakter bangsa, dirinya melihat indikator tersebut dengan beberapa kegiatan lainnya, seperti religious yaitu sebelum memulai pelajaran dengan berdoa dan tadarus Alquran bagi siswa muslim, dan kerohanian bagi siswa lainnya.

”Bahkan dari pengucapan salam pada penerapan budaya 5 S, berdampak positif yang dirasakan oleh siswa, tentang kebersamaan dan hormat kepada guru dan tamu, juga memberikan pelajaran silaturahim, bahwa semakin banyak saudara dan teman lebih baik,” jelas mantan kepala SMPN 3 Balikpapan ini.

Selain itu, pendidikan karakter 5 S secara bertahap dilaksanakan sebagai proses pembelajaran yang hasilnya tentu akan positif bagi siswa SMPN 4 kedepannya, juga karakter lainnya seperti kedisiplinan, peduli lingkungan, peduli sosial, kejujuran dan cinta tanah air.

Hal positif juga dikatakan oleh Aldi, siswa kelas 7-8 yang menyebutkan bahwa penerapan budaya 5 S, sangat baik dan membiasakan dirinya untuk menghormati sesama teman, guru, hingga orang tua. “Sudah menjadi kebiasaan, kalau gak salaman, rasanya seperti gak enak aja,” ujar Aldi.

Hal senada juga dikatakan oleh Adela Sofia siswi kelas 7-6 yang mengaku bahwa kebiasaan salaman dengan guru selain menghormati mereka juga menjadi keharusan bagi tiap siswa. “Kalau kami berusaha untuk menjadikan salaman dengan guru, jadi kebiasaan, karena tanpa guru, kita tidak bisa belajar seperti saat ini, salaman dan mencium tangan memang hal yang positif,” terang Dela.(han)

Sumber: www.balikpapanpos.co.id

Print Friendly, PDF & Email

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copyright © 2014-2016 SMPN 4 Balikpapan